Project Description

Perkembangan seni di Bali sangat pesat, sehingga menarik wisatawan untuk datang berkunjung ke Bali. Seni ukir atau ukiran merupakan gambar hiasan dengan bagian-bagian cekung dan bagian-bagian cembung yang menyusun suatu gambar yang indah. Selama prakrek sikap kerja siswa pada saat praktek duduk di lantai, punggung  membungkuk dan kepala menunduk, Akibatnya terjadi keluhan muskuloskeletal dan konsentrasi siswa menurun,
Penelitian ini dilaksanakan di SMP Seni Ukir Tangeb dan merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan sama subjek (treatment by subjects design), dengan melibatkan22 orang siswa laki-laki berumur 14 – 15 tahun. Penelitian dilaksanakan dua tahap yaitu tahap pertama siswa praktek tanpa meja dan kursi, tanpa istirahat dan tanpa minum, Tahap kedua siswa praktek menggunakan meja dan kursi kerja, istirahat selama 3 menit setiap 1
jam dan minum air putih, Hasil penelitian menunjukkan terjadi pengurangan keluhan musculoskeletal sebesar 46;830/o (p<0,05J terutama pada leher, bahu, punggung, pinggang, bokong, pantat, siku, paha, lutut, betis, pergelangan kaki dan jari kaki. Beban kerja siswa termasuk kategori ringan (<100 denyut/menit), time motion study dengan waktu 8,56 menit, konsentrasi meningkatsecara keseluruhan dari golongan cukup menjadi baik [p<0,05), dan produktivitas kerja meningkat sebesar 177,78o/o. Dapat disimpulkan bahwa hipotesis secara statistic dapat diterima berarti sikap kerja setelah perlakuan akan mengurangi keluhan musculoskeletal dan meningkatkan konsentrasi siswa selama praktek. Disarankan kepada Ketua Yayasan SMP Seni Ukir Tangeb agar menambahkan meja dan kursi kerja, sehingga seluruh siswa dapat menggunakannya selama praktek mengukir. Hal ini akan mengurangi keluhan musculoskeletal dan meningkatkan konsentrasi siswa selama praktek mengukir.