Project Description

Usaha kerajinan keramik dan gerabah tradisional, khususnya carat dan coblong telah ada sejak dulu, konon sejak agama Hindu mulai dianut orang Bali. Teknologi pembuatan carat dan coblong terbilang sangat tradisional dan belum tersentuh teknologi modern. Ada 4 metode atau strategi yang akan dipakai untuk mencapai tujuan tersebut, antara lain : Focus Group Discussion (FGD), Participatory Research Action (PRA) dan Ergonomics SHIP Approach (ESA), Pelatihan dan Pendampingan dan Evaluasi. Untuk mendapatkan hasil yang memenuhi aspek empiris dan dukungan data yang terukur, akan dilakukan penelitian sama subjek melibatkan 7 orang perajinĀ  yang secara sukarela duduk sebagai subjek. Pengukuran dilakukan sebelum dan setelah aktivitas serta sebelum dan setelah para perajin diberikan alat kerja ergonomis. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa dengan menggunakan mesin gerabah ergonomis dapat menghasilkan peningkatan produktivitas yang sangat signifikan, menurunkan beban kerja, keluhan muskuloskeletal dan kelelahan serta meningkatkan kepuasan perajin