Project Description

Abstrak : Kondisi persaingan lembaga pendidikan profesi satu tahun di Indonesia sangat ketat, oleh karena itu setiap lembaga yang ada harus melakukan strategi khusus yang berbeda dengan lembaga-lembaga pendidikan profesi lainnya. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan convenience sampling. Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 100 orang. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan model analisis kuantitatif dan kualitatif. Analisis kuantitatif dilakukan dengan regresi linear berganda, determinasi, uji F dan Uji t. Tapi sebe lum dilakukan pengujian dengan regresi linear berganda maka terlebih dahulu kuesioner yang dibuat diuji dulu validitas dan reliabilitasnya dan data yang didapatkan diuji dengan uji asumsi klasik. Hasil uji simultan dengan menggunakan uji F dapat dijelaskan bahwa persamaan regresi adalah signifikan, atau memang ada hubungan antara produk, harga, promosi, tempat, orang, proses dan pelayanan secara bersama-sama dengan keputusan mahasiswa memilih lembaga pendidikan profesi satu tahun di Denpasar. Besarnya pengaruh ketujuh variabel tersebut berdasarkan koefisien determinasinya adalah sebesar 91,4%. Berdasarkan uji parsial dengan menggunakan uji t dapat diketahui bahwa ketujuh variabel bauran pemasaran yang terdiri dari : produk, harga, promosi, tempat, orang, proses dan pelayanan secara parsial berpengaruh terhadap keputusan mahasiswa memilih lembaga pendidikan profesi satu tahun di Denpasar. Variabel produk memberikan pengaruh yang paling dominan dibandingkan dengan variabel yang lainnya. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka saran yang bisa disampaikan adalah : Lembaga pendidikan profesi satu tahun di Denpasar haruslah memenuhi produk (program studi apa yang diinginkan dan bermanfaat mahasiswa), Manajemen pengelolaan dan pemilihan tenaga pengajar harus terus diperbaiki. Perlu mencari terobosan yang bisa memudahkan proses penerimaan mahasiswa. Lembaga pendidikan profesi satu tahun di Denpasar harus selalu berupaya untuk meningkatkan kemampuan pegawai dalam pelayanan. Fasilitas lab juga harus selalu di update sesuai dengan perkembangan IPTEK, sehingga setelah mahasiswa menyelesaikan pendidikan mereka bisa menerapkannya dalam dunia kerja.

Kata Kunci : bauran pemasaran, keputusan mahasiswa