Project Description

Teknologi yang diterapkan pengolahan pasca panen kopi di Indonesia, sejak penanaman hingga
pengolahan sangat bervariasi mulai dari cara tradisional hingga modern sekalipun. Teknologi yang digunakan
pengusaha kopi memiliki satu tujuan yang sama yaitu meningkatkan produktivitas kopi yang
berkualitas.Salah satu tahapan proses pengolahan pasca panen yang menggunakan teknologi berupa mesin
adalah pengupasan kulit kopi menggunakan mesin pulper. Mesin pengupas kulit kopi atau biasa disebut
dengan mesin pulper umumnya hanya terdiri satu tingkat saja, dengan kapasitas 10 kg/menit. Hasil observasi
di Kopi Dadong, Desa Belantih, Kintamani, Bangli, kekurangan dari mesin pulper satu tingkat ini adalah
masih ditemukan kopi tidak terkupas mencapai 40%. Berdasarkan data di atas maka perlu mencari upaya
untuk mengatasinya yaitu dengan jalan menggabungkan drum pengupas sejenis menjadi satu kontruksi
dengan posisi yang berbeda (bertingkat) dengan menggunakan satu mesin penggerak. Modifikasi yang
dirancang ini merupakan penggabungan sebagian komponen dari dua unit mesin. Hasil dari aplikasi mesin
pulper dua tingkat ini dapat mencapai 97.35% kopi terkupas.